BNPB Habiskan Rp468 Miliar Padamkan Karhutla Riau

Kamis, 07 November 2019 - 23:28:36 WIB Cetak

Upaya pemadaman kebakaran lahan dengan sistem water bombing. Foto Istimewa.

BETUAH.COM, PEKANBARU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang 2019 ini telah menghabiskan anggaran siap pakai sebesar Rp468 miliar untuk penanggulangan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.

Wakil Ketua Kamisi IV DPR RI Budi Satrio Djiwandono, mengaku sedih dengan besarnya anggaran yang tersedot untuk penanggulangan karhutla Riau.

"Ini jadi catatan penting, dengan Rp468 miliar dalam penanganan bencana. Kita jangan gegabah," ujarnya kepada wartawan di Pekanbaru, usai meninjau sisa-sisa kebakaran lahan di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Kamis (7/11/2019).

Dalam peninjauan itu, Budi Satrio Djiwandono yang merupakan ponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini tampak didampingi Anggota DPR RI daerah pemilihan Riau Effendy Sianipar, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rasio Ridho Sani, Deputi IV Badan Restorasi Gambut (BRG) Harris Gunawan, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, dan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono.

Dikatakan Budi, ketika terjadi bencana tentu harus dapat penanganan yang cepat dari pemerintah. Namun, semua pihak sebenarnya sudah sangat paham bahwa karhutla merupakan bencana yang 99 persen disebabkan oleh ulah manusia sendiri.

"Kalau bencana kita memang harus bantu, tapi ini kan anggaran yang mungkin bisa dialokasikan untuk hal-hal yang lebih penting misalkan pendidikan, dan kesehatan," ucap politisi Partai Gerindra ini.

Karena itu, ia menyatakan kedatangan komisi IV DPR RI ke lokasi rawan karhutla bertujuan mencari solusi permanen ke depan. Upaya pencegahan harus intens dilakukan kepada masyarakat dan melibatkan semua pemangku kebijakan mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, LSM dan perusahaan-perusahaan swasta.

"Kita harus waspada, anggaran kita ini terbatas. Kita perlu alokasikan anggaran ke postur-postur yang produktif," tutupnya.

Sebelumnya, Kepala BNPB Doni Monardo mengungkapkan jika biaya pemadaman karhutla di Riau telah menghabiskan anggaran senilai Rp468 miliar lebih.

"Anggarannya sangat besar terutama untuk TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) untuk hujan buatan, dan untuk water bombing," kata dia ditemui wartawan usai memberikan kuliah umum di aula kampus FISIP Universitas Riau (UR) di Pekanbaru, Selasa (5/11/2019).

Disampaikannya, BNPB setiap tahun menyiapkan dana siap pakai atau yang kerap disebut dana "on call" yang bisa digunakan untuk kedaruratan. Untuk kasus karhutla, dana tersebut digunakan mulai dari upaya pencegahan, sosialisasi sampai dengan penanggulangan. (red)



Baca Juga Topik #riau+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+